Tips Agar Dokumen Tersumpah Cepat Diterima oleh Universitas Luar Negeri

Anda diwajibkan melampirkan berbagai dokumen resmi saat mendaftar kuliah di universitas luar negeri, baik jalur reguler atau beasiswa. Salah satu syarat yang tidak boleh terlupa adalah dokumen yang diterbitkan ke dalam bahasa Indonesia harus diterjemahkan ke bahasa Inggris lebih dulu sebelum dilampirkan. Sayangnya dalam beberapa kasus dokumen yang telah diterjemahkan kadang ditolak oleh pihak universitas. Untuk mengatasi permasalahan itu, ikuti tips agar dokumen tersumpah cepat diterima oleh universitas.

Tips Agar Dokumen Tersumpah Cepat Diterima oleh Universitas

Banyak pendaftar universitas di luar negeri yang gagal saat proses pemberkasan. Hal itu bisa terjadi kemungkinan besar karena ada dokumen yang dianggap tidak sesuai. Untuk mengatasi hal itu dokumen harus diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah sehingga proses verifikasi oleh universitas bisa lebih mudah. Agar dokumen hasil translate tersumpah lebih cepat diterima, ikuti beberapa tips berikut ini.

  • Baca syarat universitas dengan teliti

Lihat halaman admissions dan bagian international applicants. Cari kata kunci seperti “certified translation”, “sworn translator”, atau “official translation”. Perhatikan juga format file yang mereka minta. Ada kampus yang hanya menerima PDF. Ada yang minta scan warna. Ada yang membatasi ukuran file.

  • Pastikan dokumen yang diterjemahkan adalah versi terbaru

Jangan memakai dokumen lama jika kampus minta dokumen “issued within” beberapa bulan. Ini sering terjadi pada surat keterangan. Contohnya surat keterangan lulus, surat keterangan aktif kuliah, atau rekening koran. Dokumen seperti ini cepat kedaluwarsa secara administratif.

  • Terjemahkan satu paket dokumen secara lengkap

Banyak kampus menolak terjemahan yang “sebagian”. Misalnya hanya ijazah, tanpa transkrip. Atau transkrip tanpa halaman pengesahan. Periksa apakah ada cap, tanda tangan, atau catatan tambahan di dokumen asli. Jika ada, itu biasanya harus ikut muncul di terjemahan.

  • Jaga konsistensi identitas

Ini hal kecil tapi sering fatal. Samakan ejaan nama di semua dokumen. Samakan urutan nama. Samakan format tanggal lahir. Cocokkan juga nomor identitas bila ada. Jika Anda punya paspor, pakai ejaan nama sesuai paspor. Itu biasanya menjadi acuan internasional.

  • Pastikan hasil terjemahan memiliki elemen formal yang jelas

Umumnya kampus ingin melihat bahwa terjemahan itu “resmi”. Biasanya ada tanda tangan penerjemah. Ada cap atau stempel. Ada pernyataan bahwa terjemahan akurat terhadap dokumen sumber. Jika kampus meminta “certification statement”, pastikan kalimat sertifikasinya ada.

  • Gunakan penamaan file yang rapi

Ini terlihat sepele, tapi membantu petugas memeriksa lebih cepat. Contoh sederhana: “Diploma_Name_2025.pdf” dan “Transcript_Name_2025.pdf”. Hindari nama file acak seperti “scan123.pdf”.

  • Terjemahkan via Bandung Translate

Agar hasil terjemahan sah, legal, dan diterima oleh universitas di luar negeri, Anda bisa mempercayakan dokumen Anda lewat Bandung Translate. saat ini Bandung Translate bernaung di bawah payung Master Translate, penyedia jasa paling besar di Indonesia.

Itulah beberapa tips agar dokumen tersumpah cepat diterima oleh universitas di luar negeri. Kunjungi website Bandung Translate untuk mendapatkan informasi layanan penerjemahan dokumen akademik Anda.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *